Pemikiran berikut adalah ketika saya sendiri coba berasumsi:
- Sebenar benarnya gossip itu bukan di media TV yang menayangkan berita gossip artis terkini, tetapi yang sebenar benarnya gossip adalah ketika anda “Bekerja di HOTEL“.
Penjelasan: Sirkulasi gosip mengalir sangat konstan perhari dimulai dari kasus yang dialami oleh tamu hotel hingga ke pekerja bawahan menyambung ke bagian management lalu menyengat lagi ke tamu hotel dan kemabali lagi sepeti pertama.
Contoh: Seorang tau merasa dirinya kurang di service dengan baik oleh seorang pelayan, setelah itu sang tamu berkata kepada pelayan tersebut “kamu gimana sih pelayan, ga liat apa ada saya disini??”, lalu sang pelayan merasa dirinya sangat payah pada saat itu, disaat senggang dia mencurahkan isi hatinya ke pekerja lain, “Aduh itu tamu ga tau apa saya lagi sibuk, dasar tamu buntut!”. Sang pekerja yang menjadi teman curhatnya tadi melaporkan kepada bagian management, “Itu tuh pak si ‘Usus’ (Katakanlah namanya Usus) kerjanya lambat banget!”, bagian management yang dilaporkan merasa tidak enak dengan tamu yang merasa kurang di service itu, segeralah bagian management memberikan peringatan peringatan yang tidak masuk akal kepada pelayan itu. Bagian management segera meminta maaf dengan tamu tadi yg kurang diservice dan memberikan satu tanda minta maaf berupa voucer makan gratis di hotel itu. Merasa kurang puas, si tamu tadi membicarakan ketidakbagusan service yg diterimanya di hotel itu ke orang lain, orang lain yg merasa penasaran mencoba datang untuk merasakan service di hotel itu, dan akhirnya si tamu yg baru ini komplain masalah yang sama dan kembalilah lagi rotasi itu.
Menurut saya ini adalah sirkulasi dosa ajaib yg pernah saya lihat!
PEPE (PEsan PEnulis): Selagi sehat berasumsilah, Selagi sakit berasusilalah!
Posted on November 8, 2011
0